“Lho, kok shalatnya ke arah situ?” kata Kang Endang Ahmad ketika kami bermaksud sholat berjamaah tadi siang di apato.

“Eh, emang ke situ kan?” jawabku, sekaligus balik bertanya.

“Kok kalau di kamar Iqbal Akhirudin ke arah sana?” lanjutnya lagi menunjuk ke arah berlainan, merujuk ke kamar sebelah yang ditempati teman asal Bekasi penggemar topeng kuda.

Berpikir sejenak, mencoba mengingat-ngingat.

“Astagfirulloh! Pantesan kalau sholat perasaan ga enak mulu,” kataku kemudian setelah tersadar, sambil memperbaiki posisi sajadah.

Entah karena masalah usia, masih jetlag, atau terbiasa di apato istri, dimana arah kiblat membelakangi tempat tidur. Tapi yang jelas, semenjak kembali lagi ke apato dari dua hari yang lalu, aku sholat menghadap ke arah timur laut. >,<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s