Terlena

Biasanya absen di mesin pintu masuk gedung, namun karena pintu sudah terbuka kami (saya, Kei, & Kin) pun langsung masuk dengan rencana untuk absen nanti saja di lantai 4. Sesampainya di atas, pintu sudah terbuka juga dan kami terlena; langsung masuk begitu saja.

Setelah lewat jam 8.00 tersadar kalau ada sesuatu yang ‘salah’. Buru-buru mengecek portal, dan ternyata di mesin saya tercatat absen jam 8.09.

Daripada jatah bulan depan dipotong karena dianggap telat masuk kantor, terpaksa membuat surat pemberitahuan dengan tanda-tangan Bos Besar. Surat itu juga dilampiri bukti rekaman CCTV yang saya dapat dari ruangan Security gedung sebagai bukti otentik bahwa kami datang jam 7.01.

Semoga dimaklumi oleh pihak berwenang, mengingat wajah kami tidak ada yang terlihat karena semua memakai ‘hoodie’.

Published by

apsulistiono

Salah satu orang yang percaya bahwa pemikiran harus dituliskan agar ia tidak musnah; cita-cita harus dinyatakan agar ia tidak terlupakan; dan pengalaman harus dibagi untuk menjadi pelajaran. Email: arifpras[at]hotmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s