Yoko-shiho-gatame

Sebelumnya beliau bersemangat sekali naik ‘enjot-enjotan’ di banteng-karet ini. Saking bersemangatnya, beliau sampai terjerembab dengan muka mencium ‘matras’. Menangis? Tentu saja.

Setelah bangkit lagi, beliau nampak sungkan untuk kembali naik ke atas banteng. Instead, beliau bermain-main dengan menggunakan metode berbeda. Si Banteng dipegang tanduknya, dan kemudian ditarik. Terkadang diangkat, lalu dilempar. Terakhir dibanting, kemudian dikunci dengan ‘teknik’ yoko-shiho-gatame.

Suatu saat nanti, mau ikut kelas Judo atau Brazillian Jiujutsu, Nak?